Blog Website Gratis

Pengertian dan Penjelasan Dasar Web Hosting Untuk Pemula

Pengertian dan Penjelasan Dasar Web Hosting Untuk Pemula

Membuat sebuah toko online maupun halaman website lainnya diperlukan web hosting untuk menyimpan data file yang bisa diakses semua orang melalui browser dan koneksi internet. Nah, Pernahkah Anda berpikir bagaimana sebuah website dapat menampilkan informasi ? Dimana semua informasi tersebut disimpan agar kemudian bisa ditampilkan disebuah browser ?

Saat ini kami akan mengulas apa itu Web Hosting dan bagaimana sistem bekerja Web Hosting bisa sampai menampilkan informasi. Segala informasi disimpan di sebuah tempat yang disebut server web hosting termasuk blogger yang dikelola google yang di simpan pada server web milik google.

Oke, agar dapat di akses oleh semua orang yang tersambung terus dengan internet, server web hosting dikelola dalam ruang penyimpanan data bernama data center.  Padahal Anda pun dapat menjadikan PC di rumah Anda sebagai server penyimpanan data. Namun, cara ini sangat merepotkan dalam hal teknis soal pengelolaan , sehingga tidak banyak orang yang melakukannya. Oleh karena itu, bagaimana bisa banyak orang mempunyai website ? Karena mereka menggunakan layanan penyedia web hosting yang banyak tersebar di internet.

Istilah web hosting sendiri merujuk pada set aktivitas atau layanan penyimpanan informasi suatu website hingga akhirnya bisa ditampilkan ketika Anda akses. Kebanyakan orang menganggap bahwa web hosting untuk menyebut si perusahaan sebagai layanan hosting secara umum.

Dari beberapa penjelasan diatas bisa disimpulkan Web Hosting adalah sebuah komputer yang terhubung ke internet & dipergunakan untuk menyimpan data website agar dapat diaskes secara online.

Bagaimana Cara Kerja Web Hosting ?

Ketika Anda mengakses sebuah website (baik menggunakan IP Address maupun nama domain) melalui browser yang menggunakan network protocol HTTP, internet akan mengirimkan permintaan akses kepada server hosting. Selanjutnya, server akan mengirimkan informasi file yang diminta ke komputer melalui internet yang selanjutnya diterjemahkan oleh web browser dalam bentuk tulisan dan gambar.

Masih bingung ? Kami memiliki ilustrasi untuk Anda agar mudah dipahami dari cara kerja Web Hosting tersebut

Ketika anda ingin mengakses suatu website, perlu di ingat Anda harus mengetik sebuah alamat website untuk bisa ditampilkan pada web browser Anda.

Kemudian, perintah dari browser akan di teruskan oleh internet menuju server untuk meminta eksekusi sesuai permintaan, Hasil dari kegiatan tersebut bahwa untuk menampilkan sebuah gambar dan informasi yang akan di tampilkan pada browser Anda. Sehingga anda dapat tampilan halaman sebuah website dengan sesuai keinginan, Begitulah cara kerja dari web hosting.

Jenis – jenis Layanan Hosting

Web hosting mempunyai beragam jenis macam layanan yang tersedia pengguaannya menyesuaikan untuk kebutuhan penyimpanan website Anda, yaitu:

1. Shared Hosting

Shared hosting adalah sebuah layanan hosting dimana server digunakan secara bersama-sama oleh banyak pengguna sekaligus. Para pengguna layanan shared hosting tersebut berbagi resource & kapasitas server bersama-sama.

Nah, user memiliki hak akses server terbatas dan settingan server sudah ditentukan oleh pengelola server itu sendiri.

Shared hosting ini ibarat seperti Anda menyewa sebuah rumah bersama teman-teman Anda.

Masing-masing memiliki kamar sendiri, tapi dapur dan kamar mandinya dipergunakan bersama. Jadi jika misalnya seseorang menggunakan kamar mandi atau dapur terlalu lama, maka berpotensi menganggu aktivitas teman Anda yang lainnya.

Kelebihan shared hosting:
  • Dari sisi biaya, menyewa shared hosting cukup hemat dan ekonomis dibanding menyewa VPS atau Dedicated Server.
  • Untuk pemula menggunakan shared hosting cukup memudahkan, karena Anda tidak perlu direpotkan dengan setting server sendiri.
  • Dari sisi support, biasanya layanan hosting menyediakan support yang siap membantu Anda selama 24 jam.
    Jika ada permasalahan pada server Anda tidak perlu turun tangan sendiri, penyedia server akan memperbaiki permasalahan tersebut.
Kekurangan shared hosting:
  • Karena dipergunakan bersama – sama, jika salah satu pengguna menyebabkan overload atau gangguan pada server maka pengguna yang lain berpotensi terkena dampaknya.
  • Pengguna shared hosting memiliki akses yang sangat terbatas pada server dan hanya dapat mengakses serta mengelola filenya sendiri.
  • Seluruh setting batasan / limit sudah ditentukan oleh pengelola server, Pelanggaran pada ketentuan pengelola server dapat mengakibatkan penahanan hingga penghapusan akun hosting.

2. VPS Hosting/VPS Server

VPS Hosting/VPS Server merupakan server hosting fisik yang dibagi-bagi kembali menjadi server virtual dan difungsikan sebagai server hosting tersendiri.

Pengguna memiliki root akses VPS server masing-masing dan memiliki wewenang penuh melakukan pengaturan server VPS-nya. Untuk mengelola server VPS, Anda membutuhkan pengetahuan dasar mengenai server.

Bila diibaratkan VPS adalah sebuah gedung apartemen yang setiap penghuni memiliki kebebasan pada fasilitas apartemen tersebut

Masing – masing kamar memiliki fasilitasnya sendiri, seperti kamar mandi, dapur, ruang tamu dll. Sehingga semua penghuni memiliki kebebasan akses dalam mengatur dan menggunakan isi kamar apartemennya.

Walaupun begitu, karena masing-masing apartemen berada pada gedung yang sama, maka listrik dan sumber airnya masih berbagi dan dipergunakan bersama-sama.

Kelebihan VPS:
  • Dari sisi harga VPS masih jauh lebih terjangkau dibandingkan Dedicated Server.
  • Anda bisa & bebas mengcustomisasi server VPS yang Anda miliki.
  • Pada jenis VPS managed, ada tim support yang akan membantu Anda 24 jam.
  • Memiliki akses root server VPS.
  • Scalable, Anda dapat menurunkan atau meninggikan resource tanpa harus mengalami downtime.
Kekurangan VPS:
  • Diperlukan pengetahuan dasar tentang server dan sistem operasi.
  • Biaya yang dikeluarkan lebih tinggi dari shared hosting.
  • Harus menginstal control panel sendiri.

Dedicated Server & Colocation Server

Dedicated server dan Colocation Server sebenarnya merupakan server yang sama, yang membedakan adalah komponen hardware Dedicated Server menyewa milik datacenter, sedangkan Colocation server, server fisik dan semua komponennya dibeli sendiri, mulai dari hardware, software, firewall hingga komponen lainnya dan diletakkan di data center untuk dikelola & dirawat. Pengguna memiliki root access server dan memiliki wewenang penuh memanajemen server-nya. Untuk mengelola Dedicated dan Colocation Server, Anda juga membutuhkan pengetahuan tentang server.

Bila diibaratkan Dedicated Server maupun Colocation Server adalah sebuah gedung yang ditempati Anda sendiri

Nah, dengan demikian anda bisa bebas dengan menggunakan fasilitas pada gedung tersebut sendirian saja, Walaupun bebas, jika terjadi sesuatu dengan data center Anda maka gedung/server yang Anda miliki dapat terkena imbasnya misalnya mati listrik atau bencana alam.

Bagaimana teman-teman sudah terbayang bagaimana cara bekerja Web Hosting ? Jadi anda bisa membutuhkan web hosting tempat penyempanan data file website anda sesuai kebutuhan. Oleh kerena itu websitegratis.id telah menawarkan program yang sangat menarik. Bilamana Anda ingin membuat sebuah website, tetapi secara teknis tidak mengetahuinya apalagi biaya untuk membuat website tidak murah.

Kami menjadi solusi untuk anda dengan pembuatan website gratis hanya saja anda memerluka biaya untuk hosting dan domain saja. Kenapa ada biaya tersebut ? Karena kami juga mengurus perawatan server tersebut demi kenyamanan Anda.

Demikian saja mengenai penjelasan tentang Web Hosting dari kami, mudah-mudahan apa yang di sampaikan menjadi bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih

Prayoga Hakim

×
Segera dapatkan website secara gratis, cukup bayar hosting dan domain saja